Ambar. Agustina Ambar Pertiwi. Seorang mahasiswa tingkat akhir sebuah universitas negeri di Kalimantan selatan. Sebenarnya ini hanyalah tulisan ngga penting yang mungkin ngga seharusnya ku tulis. Tapi aku hanya ingin menuliskan kenangan dan beberapa catatan perjalanannku selama aku kuliah dari semester awal hingga akhir semester lima. Kenapa aku menyebutnya semester akhir??? Yagh..karena targetku menyelesaikan kuliah selama 7 semester atau 3,5 tahun. Yuppp…itu artinya,, waktuku ngga banyak lagi untuk mencari pengalaman, menuntut ilmu di bumi lambung mangkurat dan berpetualang bersama keluarga besar mapala fakultasku, IMPAS-B (Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam, Seni dan Budaya) dan KSR PMI Unit UNLAM Sub Unit Banjarmasin.
Aku mengikuti dua organisasi sekaligus. Dimana organisasi yang ku ikuti tergolong berat. Hmmm… Sebenarnya kedua orangtuaku keberatan dengan organisasi mapala yang ku ikuti. Alasannya klasik,, karena aku cewe dan aku punya kewajiban untuk berkonsentrasi dengan studiku. Hmmm ya…yaaa…yaaaa… Sampai kapanpun aku akan ingat,, mereka selalu protes setiap aku bilang aku ngga bisa pulang waktu liburan karena ada kegiatan.. J
Dihitung dari sekarang, aku sudah bergabung dengan dunia mapala selama kurang lebih dua tahun. Kesannya yaaa begitulah.. Co_past dari kata-kata orang “ngga usah ngomong tentang mapala kalo kamu bukan mapala”.
Hmmm…yaaaa aku sudah membuktikan.. Mapala ngga seburuk apa yang orang bilang kok. Mapala punya sisi positif yang ngga bakal kita temuin di organisasi atau kehidupan di luar sana. Mapala punya rasa persaudaraan yang sangat-sangat kuat. Pengalaman,, sebagai perantau, aku merasa punya keluarga, keluarga mapala, keluarga yang meskipun di dalamnya sering terjadi cek-cok dan sebagainya, tapi itulah yang membuat rasa kekeluargaan di antara kami semakin kuat. J
Dan hal inilah yang memberatkanku meninggalkan dunia mapala saat aku diminta memilih organisasi atau pacar. Yuppp…aku dulu pernah punya pacar yang bagiku pola pikirnya aneh. Hhhaaa..ya,, aneh..
Dia bisa ngomong panjang lebar tentang mapala, negejelek-jelekin lah..padahal dia bukan mapala. Huft dimanaa-mana namanya ngomong itu gampang, tapi ngga segampang itu juga omongannya bisa dipertanggungjawabkan. L
Next..klo aku ngga putus ma pacar ku yang aneh itu, mungkin sekarang aku udah bukan mapala lagi. Ya,, putus dari mantan ku yang aneh adalah berkah,, hihihii sadis.. :D
Flash back.. Aku mutusin masuk mapala sekonyong-konyong setelah cuap-cuap dari ka Lydia waktu P2B dan setelah aku diajakin temenku nyobain flying fox, hmm setelah ngambil dan mengembalikan formulir pendaftaran tentunya J. Dengan semangat 45 aku mengikuti prosedur yang mereka berikan. Hingga tiba hari yang ditunggu-tunggu.
LAT-DAS. Uyeahhh… Helloowwww… Sumpah yaaa…aku sama sekali ngga nyangka Lat-Das tuh kaya gitu..tapiii aku tetep njalaninnya dengan enjoy dan tanpa rasa dendam sedikitpun terhadap senior-seniorku J. Yang paling ku ingat, waktu itu aku Lat-Das pake celana di bawah lutut sementara semua teman-temanku pakai celana panjang. Huhuhuuu mana aku tau bakal di suruh guling rayap dsb. Hiks… Alhasil,, kunat-kunatpun menghiasi kakiku yang memang ngga mulus, hhaaa. Trussss…aku inget banget,, waktu penggebrakan, aku rasanya lemah banget, hampir pingsan, tapi aku ditolongin Andi J. Hutang nyawa ku ma Andi. Hmmmm.. Padahal yaa..setelah 2 tahun jadi anggota, panitia Lat-Das, ternyata medan Lat-Das ku ngga seekstrim yang ku bayangin waktu Lat-Das. Iyalah,, feel and timing nya juga beda. Hedehhhh…
Dari tadi ngomongin mapala mulu.. Sekarang tentang KSR. KSR adalah organisasi yang bergerak dibidang kepalangmerahan. Hmm ngga usah segitunya kali yaa aku nulis. Aku pasti inget juga, hha :D
Well..aku mulai bergabung dengan organisasi ini saat aku semester tiga. Lho kok..
Iyaaa…awalnya aku daftar dua organisasi sekaligus, mapala dan KSR. Tapi karena sesuatu dan lain hal, niatku buat gabung dengan KSR ruz ku tunda dulu. L
Paling lucu klo nginget ekspresi temen-temen seangkatan diksar XXII KSR, mereka sibuk nanya aku “Ambar…diksar itu kaya gimana sih?? Apa-apa yang dibawa?? Packing nya gimana? Ntar diteriak-teriakin ngga?? Blaaa….blaaaaa…blaaaa….” :D
Bagiku wajar mereka nanya kaya gitu. Secara,, aku kan lebih berpengalaman gitu..haahahaa..Lebih berpengalaman dihajar orang waktu diksar :D
Hmmm… Sehari sebelum Dik-Sar, aku dipanggil ka Elka, senior di KSR. Aku di breafing, aku dilarang keras membocorkan apapun yang terjadi di lapangan waktu Dik-Sar. Dan akupun berjanji tidak membocorkannya. Padahal yaaa…aku udah bocorin semuanya ma teman-teman. Mana ku tega teman-temanku yang ngga tau apa-apa bakal di hajar tanpa persiapan apa-apa. Klo aku sih udah tahan banting, hihihiii sombong :D.
Setelah selama kurang lebih satu semester aku vakum dari mapala, semester dua akhir aku mulai aktif lagi. Pada saat-saat penerimaan calon anggota baru.
To be continue..