Jumat, 20 Juni 2014

just left from my grandpa's home



Selasa, 04 Juni 2013 Aku nulis ini sepulang ku dari rumah mbah kakung.. Sebelum aku ngerjakan Power Point Presentation buat maju seminar hasil besok :) Besok, 5 Juni 2013 aku maju seminar hasil. Rabu,, ya,, Rabu. Sama seperti waktu aku maju seminar usulan skripsi. Rabu, 20 Februari 2013. Semoga Rabu adalah hari yang baik buatku, tanggalnya juga, tanggal 5, angka keberuntunganku. Semoga. Amin. Mungkin agak sedikit janggal kalau aku mempercayai hal-hal seperti itu, tapi,, entah kenapa, angka keberuntungan seolah sudah menjadi sugesti dalam otakku, dan itu manjur  Sedikit bercerita, sedikit mengurangi beban pikiran..sebelum aku mengisinya kembali dengan materi dan segala hal yang akan ku presentasikan besok.. Tadi aku ke rumah mbah.. rasanya udah lamaaaa banget nggak kesana.. sebenarnya dari minggu kemarin aku diberi amanah ibu buat ke rumah mbah..tapi,, kesibukanku ngurus skripsi dan lain-lain yang membuat aku batal ke rumah mbah. Waktu aku masuk..aku ngelihat kontrakan mbah berantakan..kucing-kucingnya langsung keluar. Kontrakan mbah kecil banget.. Cuma terdiri dari 1 ruang tamu yang berfungsi juga sebagai ruang shalat dan kamar kucing, kamar mbah sekaligus dapur ringan (tempat termos dan lain-lain), dan dapur menuju kamar mandi. Hari ini aku nggak masuk sampai dapur. Aku cukup sampai ruang tamu. Jujur rasanya aku nggak tahan karena udaranya pengap, bau kucing. Sangat jauh dari kriteria rumah sehat. Miris banget ngelihatnya. Apalagi dengan keadaan mbah kakung yang semakin renta, sakit-sakitan. Beruntung ada mbah putri (tiri) yang mau mengurus beliau. Mbahku aneh. Anak pertama beliau, ibuku, Alhamdulillah sudah memiliki kehidupan yang layak, berkecukupan. Rumah bagus, besar dan … intinya sudah cukup berada. Ibu selalu cek cok dengan mbah. Ibu mau mbah ikut ibu. Mengingat usia mbah yang sudah di atas 70 tahun. Kalau mbah tinggal di rumah, semuanya terjamin. Sandang pangan, kesehatan..kesejahteraanlah pokoknya. Tapi ya itu,, NGGAK MAU. Emmh ..klarifikasi… mbah kakung mau, tapi mbah putri nggak. Aku sih nggak tau persis alasannya kenapa. Tapi kok kalau aku ngerayu supaya beliau mau tinggal dirumahku, alasannya KUCING. Iya,, percaya nggak percaya, aku tadi sempat kaget waktu mbah bilang, kucingnya cuma 16. Haaaahhh..16??? nggak wajar,, menurutku sih.. Ya begitulah.. Ku pandangi mbah kakungku lekat-lekat..lama.. Aku takut nggak bisa memandang beliau lagi.. :( Dengan kesibukanku yang seperti ini.. aku takut mbah kenapa-kenapa, umurnya udah tua banget, mana badannya udah nggak sehat, lingkungan tempat tinggalnya juga nggak sehat. Aduuuhhh…rasanya mau nangis.. :( Ditawarkan kehidupan yang layak tapi nggak mau.. keras kepala, seperti aku :( Seperti biasa..aku selalu dinasehatin banyaaaakk..yang aku sebenarnya bosan ndengar..ini..”JANGAN MAIN FACEBOOK, BAHAYA”, bla…bla…bla… panjang ceritanya… padahal aku pengguna facebook, haha Aku pernah cerita tentang hal ini sama ibu, kata ibu, udah dengerin aja :D. Kalau kata bapak sih..”ya mbahmu memang kayak gitu”.. Nggak apa-apa, aku sama sekali nggak keberatan.. karena itulah cara beliau menyayangi aku, cucu pertama beliau dari ibu, anak pertama beliau. Sebenarnya anak ke-4, tapi yang pertama hidup  Tadi mbah cerita banyak..tentang kehidupan beliau dari masih bujangan sampai bulek-bulek ku lahir :) lucu. Dan ternyata, mbah nggak pernah nyeritain ini semua sama ibu, anak yang paling dekat dan paling di sayangi beliau, paling sering berantem juga sih :D Mbah itu ternyata pernah masuk penjara di Surabaya, waktu beliau masih muda. Ceritanya gini, katanya, beliau dari Banjarmasin ke Surabaya ke rumah keluarga, pengen jalan-jalan, pinjam sepeda sama om beliau, namanya om Chris. Kalau mbah nyebutnya om, aku nyebutnya apa ya? hah nggak tau deh :D. Naaahhh…jalan-jalanlah mbah dengan sepeda pinjamannya, tiba-tiba ditangkap polisi. Loh..loh..kenapa?? usut diusut, sepeda yang mbah pinjam itu, SEPEDA CURIAN. Haaaaa… akhirnya dibawalah mbah ke kantor polisi, dimintai keterangan. Akhirnya mbah ngakuin kalau beliau yang nyuri, padahal bukan. Katanya mbah kasihan sama om Chris itu, pengangguran punya anak 4, kalau om Chris di penjara, yang ngasih makan anak-anaknya siapa?? Gitu katanya.. nah..terus..disidang.. karena mbah melindungi orang bersalah, meskipun bukan pencuri, mbah tetap dijatuhi hukuman 7 bulan penjara, tuntutan jaksa 1,5 tahun.. selama di penjara katanya banyak dapat pelajaran. Kata mbah, kalau orang yang dipenjara itu sadar, maka setelah keluar, mantan narapidana itu akan menjadi orang baik, dari segi mentalnya. Habis itu mbah juga cerita kalau mbah diangkat PNS bukan karena ijazah, karena ijazah mbah tamatan SR (setara SMP) hilang. Jadi mbah itu diusulkan menjadi PNS karena jasanya menjaga keamanan sebuah pesantren dari PKI, waktu itu tahun 1965-1966. Wow..bapakku baru lahir tuh :) waktu itu masih zaman-zamannya Indonesia perang..banyak konflik lah.. aku juga udah lupa apa aja..pelajaran Sejarah bangsa Indonesia :D Mbah juga cerita tentang asal-usul nama ibu.. Amirotin.. nama yang diberi oleh mbah buyutnya ibu..artinya “pimpinan umat” :) terus nama bulekku yang pertama, adik pertama ibu.. Alifah Yastuti.. pemberian dari mertua mbah..atau orangtua dari Almh.mbah putri..artinya “ketinggian derajat”. Nama bulekku yang bungsu, Nur Azizah..dari nama murid mbah yang nakal, hehehh :D Rasanya nggak bakal selesai kalau ku tuliskan semuanya.. terlalu banyak.. Aku senang mendengarkan cerita-cerita mbah..nasehat-nasehat mbah.. Mbahku tinggal beliau.. rasanya gimanaaaa gitu.. Aku takut kehilangan beliau.. :( Semoga Allah memberikan mbahku dan mbah putri (tiri) kesehatan, panjang umur, dan dibukakan pintu hatinya supaya mau tinggal dengan keluargaku..semua itu demi kehidupan yang lebih layak.. aaamiiinnn  Sekarang saatnya aku fokus dengan power pointku.. besok maju seminar..mana jadi pembahas..belum belajar juga.. ckckckk Semangat mbaaar! Pasti bisa, yakin bisa! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar